Hari
  • Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Ojol lesehan bareng menteri, THR jadi tuntutan utama.

img

Cariberita.my.id Hai semoga selalu dalam keadaan sehat. Di Tulisan Ini aku ingin berbagi informasi menarik mengenai News, Nasional. Informasi Lengkap Tentang News, Nasional Ojol lesehan bareng menteri THR jadi tuntutan utama Temukan info penting dengan membaca sampai akhir.

Pada tanggal 17 Februari 2025, ratusan pengemudi ojek online (ojol) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Jakarta. Aksi ini menuntut kejelasan status THR (Tunjangan Hari Raya) bagi para pengemudi ojol, mengingat status kemitraan yang selama ini diterapkan oleh perusahaan aplikasi.

Polda Metro Jaya mengerahkan 356 personel untuk mengamankan jalannya demonstrasi. Aparat kepolisian berupaya memastikan aksi berjalan tertib dan aman, serta tidak mengganggu ketertiban umum. Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengimbau agar demonstrasi dilakukan dengan damai dan tidak anarkis.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer menemui langsung para pengunjuk rasa. Beliau berjanji akan menindaklanjuti aspirasi para pengemudi ojol terkait THR. Wamenaker juga menegaskan bahwa demonstrasi merupakan hak yang dilindungi undang-undang, dan tidak boleh ada sanksi atau suspend bagi pengemudi yang ikut serta.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dan Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan atau Noel bahkan duduk bersila bersama para pengemudi ojol yang berdemo, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menanggapi tuntutan mereka.

Isu krusial yang diangkat adalah status kerja kemitraan yang dianggap sebagai celah bagi perusahaan aplikasi untuk menghindari kewajiban membayar THR. Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) dan Serikat Pengemudi Angkutan Roda Dua (Serdadu) menjadi motor penggerak aksi ini.

Ketua SPAI, Lily Pujiati, menjelaskan bahwa fleksibilitas status kemitraan seringkali dijadikan alasan oleh platform untuk tidak memberikan THR. Padahal, THR merupakan hak bagi pekerja yang telah memiliki masa kerja minimal sebulan, baik berstatus PKWT, PKWTT, maupun pekerja harian lepas.

Wamenaker Noel berjanji akan bernegosiasi dengan pihak aplikator ojol agar THR diberikan dalam bentuk uang tunai. Pemerintah juga merujuk pada Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor M/2/HK.04/III/2024 yang mengatur tentang pemberian THR.

Aksi demonstrasi ini menjadi sorotan publik, mengingat jumlah pengemudi ojol yang terus bertambah dan perannya yang semakin vital dalam mobilitas masyarakat. Kepastian mengenai THR diharapkan dapat memberikan keadilan dan kesejahteraan bagi para pengemudi ojol.

Tuntutan Utama Driver Ojol:

Isu Detail
THR Kejelasan status dan mekanisme pemberian THR bagi pengemudi ojol dengan status kemitraan.
Status Kemitraan Peninjauan ulang status kemitraan agar tidak merugikan pengemudi ojol.

Terima kasih telah menyimak pembahasan ojol lesehan bareng menteri thr jadi tuntutan utama dalam news, nasional ini hingga akhir Terima kasih telah membaca hingga akhir tetap konsisten mengejar cita-cita dan perhatikan kesehatan gigi. Ajak teman-temanmu untuk membaca postingan ini. jangan lupa cek artikel lainnya di bawah ini.

© Copyright 2025 Ini judul website saya All rights reserved
Added Successfully

Type above and press Enter to search.